KABUPATEN MALANG – Kabupaten Malang punya satu dari 10 desa wisata yang mendapat pengakuan nasional. Desa itu adalah Desa Sanankerto Kecamatan Turen. Mengembangkan wanawisata Boon Pring Andeman sejak 2014 lalu, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) menetapkan mereka sebagai pilot project pengembangan desa wisata nasional.
Subur, kepala Desa Sanankerto, Turen, menjelaskan, penetapan itu dilakukan dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) yang dihelat Kementerian Pariwisata bulan lalu, ada 10 desa wisata yang ditunjuk sebagai percontohan. Dari Jawa Timur ada dua yang ditunjuk. ”Selain Desa Sanankerto, satunya lagi Desa Ranu Pane, Lumajang,” sambung dia. Sebagai pilot project, rencanannya Desa Sanankerto mendapat bantuan dana Rp 500 juta.
Melihat pengembangan wisata di sana, bantuan tersebut bakal sangat berguna. Apalagi, kawasan dengan luas 36,8 hektare itu baru dikembangkan secara profesional sejak awal 2016. Pengembangan tersebut ditandai dengan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Boon Pring. ”Tahun ini, ada Rp 175 juta yang kami anggarkan dari anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) untuk pengembangan wisata Boon Pring,” sambung Subur.
Catatan itu menambah daftar prestasi yang telah diukir Desa Sanankerto. Sebelumnya, mereka juga ditetapkan sebagai satu dari 25 kelompok sadar wisata (pokdarwis) berskala nasional. Program penilaian yang digagas Kementerian Pariwisata itu pun mencatat nama Desa Pujon Kidul yang juga sukses mengembangkan wisata dengan membentuk BUMDes. ”Kami sangat serius mengembangkan Boon Pring Andeman ini. Semoga dua-duanya mendapat nomor di 6 besar pokdarwis nasional,” terang Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Made Arya Wedhantara. Pengumuman penghargaan tertinggi untuk pokdarwis nasional itu akan dilangsungkan 27 September mendatang.

Pewarta: Bayu Mulya Putra
Editor: Ahmad Yani