Mewarnai

Mewarnai bagi orang dewasa tidak boleh asal dilakukan. Ada beberapa tips mewarnai bagi pemula alias orang dewasa yang ingin mencoba menekuni hobi tersebut.

Koordinator Komunitas Tabrak Warna Chapter Malang Hesti Kristanti mengatakan, bagi yang baru pertama kali menjajal mewarnai, tipsnya adalah jangan ragu. ”Banyak yang ragu, takut jelek, takut ini itu. Yang penting pertama jangan ragu,” jelas Hesti.

Menurut dia, saat mewarnai adalah saat untuk berimajinasi dan melepaskan emosi. Juga sekaligus melatih otak kanan sehingga lebih aktif. ”Selama ini, di dunia pekerjaan orang dewasa lebih banyak mengaktifkan otak kiri yang logis. Jadi ini sekaligus melatih otak kanan untuk mendukung kinerja otak kiri,” terang dia.

Selain itu, kegiatan mewarnai bermanfaat bagi kesejahteraan mental, karena dapat menyalurkan emosi dan membangun mood. ”Saat emosi marah atau sedih, orang biasanya memilih warna-warna gelap. Tapi jika sedang ingin membangun mood dari yang awalnya bad mood, bisa memilih warna cerah seperti kuning, oranye, pink,” tutur perempuan 37 tahun itu.

Mewarnai juga memiliki efek terapi untuk mengurangi kecemasan, meningkatkan fokus, bahkan mengatasi gangguan sulit tidur. Seperti halnya meditasi, mewarnai juga membantu mematikan otak dari pikiran yang bersliweran dan fokus pada momen saat itu. Selama ini, orang yang sulit tidur sering main gadget atau nonton TV.

Padahal menurut Hesti, aktivitas itu tidak membantu. ”Kalau mewarnai, otak akan rileks. Memacu hormon endorphin sehingga lebih mudah tidur,” terang dia.Secara teknis, ada tiga teknik yang bisa digunakan. Yakni teknik blocking, gradasi, atau mixing, bisa ditambah shadow untuk memunculkan efek tiga dimensi.

Blocking adalah mengisi satu bidang gambar dengan satu warna. Sementara gradasi adalah membuat warna-warna seolah mengalir. Dengan cara membuat lapisan warna, misalnya untuk memadukan warna kuning, kuning tua, oranye, hingga merah secara bertahap. Sementara mixing adalah memadukan kedua teknik tersebut. ”Intinya, daun tak harus hijau. Bisa merah muda, ungu, dan campuran,” tutur dia.

Pewarta: Nurlayla Ratri
Penyunting: Irham Thoriq
Foto: Bayu Eka