KOTA MALANG – Kunto Hartono rupanya belum puas dengan rekor dunia menggebuk drum selama 145 jam nonstop yang dia pecahkan awal tahun ini. Drummer berusia 40 tahun itu bahkan berencana memecahkan rekor baru dalam agenda peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Malang pada November 2017.

Targetnya, tentu saja melampaui catatan 145 jam yang dia raih saat menggebuk drum selama enam hari, 30 Desember 2016 hingga 6 Januari 2017 lalu, di Palembang. Nah, untuk memuluskan rencananya, Kunto menemui Bupati Malang Rendra Kresna di Pendapa Agung Kabupaten Malang, kemarin (30/3).

Dalam agenda kunjungan tersebut, Kunto juga menyerahkan sertifikat partisipasi saat dia memecahkan rekor di Palembang. ”Saya ingin ada pemecahan rekor dunia nanti. Harus disiapkan jauh-jauh hari, karena perlu melobi Guinness World Records terlebih dahulu,” kata pria asal Banyuwangi itu.

Dia pun mengusulkan, ketika dia tampil nanti, juga akan diiringi dengan tarian topeng masal. ”Pesertanya 10 ribu orang. Pasti nanti benar-benar wow!” seru drumer yang identik dengan rambut panjang putihnya ini.

Kunto mengakui bahwa topeng Malangan sudah menjadi ikon Kabupaten Malang. ”Selain itu, misinya juga untuk ekonomi kreatif. Karena nanti banyak warga yang bisa memproduksi topeng,” tuturnya.

Sementara itu, Rendra mengapresiasi usulan dari Kunto. Itu akan jadi pertimbangan ketika membuat konsep untuk HUT ke-1257 Kabupaten Malang nanti.

”Misi yang dia angkat adalah soal budaya dan seni lokal. Bagaimana agar jangan sampai tenggelam atau punah. Dan bahkan, bisa juga tumbuh kembang di luar negeri nantinya,” jelas Rendra. (zuk/c2/muf)